Friday, April 8, 2011

Dampak Krisis Timur Tengah dan Afrika Utara Terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

Revolusi yang melanda Negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara saat ini telah memberikan guncangan pada pasar investasi global (23/02). Kondisi revolusi yang diiringi kekerasan dan korban jiwa ini bisa berdampak terhadap ekonomi dunia, termasuk indonesia
Kekhawatiran semacam ini bukan tanpa alasan. Pasalnya akibat krisis politik di Mesir saja, harga minyak dunia, terutama yang diperdagangkan di bursa London naik dan sempat menjadi USS 100/ barel. Kenaikan harga minyak ini adalah konsekuensi logis dari krisis politik di Mesir mengingat negara ini menguasai terusan Suez, rute pelayaran kunci untuk minyak dan produk lain seperti gandum, minyak nabati, yang menghubungkan Laut Merah dan Mediterania. Setelah Libya diguncang krisis harga minyak mentah Brent naik mencapai USS 108/ barel.
 
Saat ini situasi di Mesir mulai terkendali setelah Hosni Mubarak bersedia menyerahkan jabatan sebagai presiden Mesir. Akan tetapi revolusi yang menular ke Libya di mana Muamar Khadaffi telah berkuasa selama 41 tahun justru lebih panas dibandingkan Mesir. Berbeda dengan Mubarak yang masih dapat mengendalikan diri dan berkata-kata diplomatis, tampaknya Khadaffi akan mengandalkan kekerasan untuk melanggengkan kekuasaannya. Ratusan jiwa telah melayang dan tadi malam dalam pidato di jaringan televisi nasional Khadaffi mengumumkan perang kepada rakyatnya sendiri dan berjanji untuk bertahan ‘hingga titik darah penghabisan.’ Kata-katanya tersebut memancing kemarahan yang lebih luas dan kekhawatiran di kalangan investor global.

Dalam hubungannya dengan instrument investasi global, kerusuhan di kawasan ini telah terbukti menjadi momok bagi pergerakan bursa saham. Bursa-bursa saham global rontok akibat makin tegangnya kondisi di Timur Tengah dan Afrika Utara. Di samping itu kekhawatiran bahwa krisis politik kawasan ini dapat mengikis proses pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung juga menurunkan harga di sektor pangan. Meskipun demikian tampaknya harga pangan justru akan kembali merangkak naik seiring dengan kenaikan harga komoditas minyak mentah.

Dampak Krisis Timur Tengah dan Afrika Utara Terhadap Indonesia

Dalam konteks dampak terhadap Indonesia,  mungkin dalam jangka pendek gejolak politik di Timur Tengah dan Afrika Utara tidak akan berdampak secara langsung terhadap nilai perdagangan Indonesia. Dari segi keterkaitan pasar yang berdampak langsung ke perdagangan, negara kita tidak akan terpengaruh dengan apa yang terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara. Alasannya rasional yaitu, hubungan dagang langsung antara Indonesia dengan Timur Tengah dan Afrika Utara memang sangat kecil. Sejauh ini, pasar ekspor Indonesia lebih banyak mengarah ke kawasan Asia daripada kawasan Timur Tengah.

Akan tetapi gejolak di Timur Tengah dan Afrika Utara mampu mendorong harga komoditas di pasar global, terutama pangan dan energi. Artinya, krisis Timur Tengah dan Afrika Utara meningkatkan risiko dan premi risiko untuk lalu lintas perdagangan barang global, termasuk negara Indonesia. Tidak hanya itu, krisis politik di Timur Tengah dan Afrika Utara juga bisa menyebabkan meningkatnya biaya freight dan asuransi kapal. Kenyataan ini jelas mempengaruhi pasar keuangan dunia, termasuk di Asia, sehingga ketidakpastian pasar di negara-negara Asia termasuk Indonesia akan naik.

Di samping potensi kenaikan harga pangan dan minyak mentah dalam jangka pendek, revolusi Timur Tengah dan Afrika Utara akan mengganggu stabilitas pasar keuangan, khususnya aset-aset keuangan dan properti yang berdenominasi Timur Tengah dan Afrika Utara.

Dengan demikian pemerintah harus mengambil langkah-langkah yang terkait dengan penanggulangan dan minimalisasi dampak dari krisis di Timur Tengah dan Afrika Utara. Bentuk konkretnya adalah, pemerintah harus segera menaikkan posisi cadangan pangan dalam negeri dengan cara mengintensifkan peningkatan produksi pangan.

Selain itu, untuk mengantisipasi dampak krisis politik di Mesir terhadap perekonomian Indonesia, pemerintah Indonesia harus mengamankan sektor ekspor. Caranya adalah, Indonesia harus melakukan diversifikasi ke pasar Amerika dan Eropa. Selama ini Indonesia lebih menekankan diversifikasi ke pasar Asia, namun tidak menggalakkan ke pasar Amerika dan Eropa. Diversifikasi pasar adalah sebagai upaya untuk mengantisipasi resesi di Timur Tengah akibat krisis politik di Mesir. Krisis ini bisa menurunkan pertumbuhan negara-negara di Asia karena resesi di negara-negara maju di Timur Tengah.

Sumber:http://vibiznews.com/column/economy/2011/02/23/dampak-krisis-timur-tengah-dan-afrika-utara-terhadap-ekonomi-global-dan-indonesia/

Wikileaks (Dokumen Rahasia Yang Di Bocorkan)


Dokumen yang kali ini dibocorkan WikiLeaks berjumlah 251.287 buah. Namun tidak semua dari dokumen tersebut bersifat rahasia. Namun tetap saja merupakan dokumen rahasia terbesar yang pernah diungkapkan ke publik. Pembocoran ini dimulai pada Ahad (28/11) kemarin yang akan memberikan gambaran pada orang di seluruh dunia mengenai aktivitas luar negeri pemerintah AS.

Ternyata bukan dokumen baru saja yang dibocorkan. Kali ini situs yang dikepalai pria berkewarganegaraan Australia, Julian Assange ini membocorkan dokumen sejak tahun 1966 hingga Febrari 2010. Yang dibocorkan adalah komunikasi antara Washington DC dengan 274 kedutaan besar atau konsulat jenderal AS di seluruh dunia.

Dari seluruh kawat diplomatik itu, tercatat 15.652 kawat diklasifikasikan sebagai 'rahasia' oleh pemerintah AS. Kawat-kawat diplomatik ini akan dirilis secara bertahap selama beberapa bulan ke depan. Informasi dalam kawat ini berisi materi isu internasional yang sensitif dan mencakup wilayah geografis yang begitu luas.

WikiLekas dalam situsnya menulis, kawat ini menunjukkan sejauh mana AS memata-matai sekutu-sekutunya serta PBB; menutup mata terhadap korupsi dan pelanggaran HAM di 'negara klien' mereka; berhubungan rahasia dengan negara-negara yang seharusnya netral; melobi perusahaan-perusahaan AS, dan langkah-langkah diplomatik yang diperlukan agar mereka punya banyak akses cepat.

"Dokumen yang dirilis ini mengungkapkan kontradiksi antara citra publik AS dan apa yang dikatakan mereka di balik pintu tertutup," demikian dikutip dari situs WikiLeaks.org. Hal itu juga menunjukkan bahwa warga negara di negara demokrasi seharusnya memahami apa yang dilakukan pemerintahnya di balik layar. "Bahkan AS telah memperingatkan negara-negara --yang paling korup sekalipun-- untuk memperingatkan akan adanya kebocoran ini.

Sumber:http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/11/29/149425-dokumen-rahasia-yang-dibocorkan-wikileaks-kisaran-19662010

Tsunami Jepang, 8,9 SR


Getaran gempa bumi yang awalnya mengguncang daratan Jepang hingga kota Tokyo tersebut diikuti gelombang tsunami yang menyapu sebagian besar wilayah Jepang Utara.
   
Dalam liputan saluran televisi NHK, Al-Jazeera, BBC atau CNN, terlihat foto, gambar dan video gelombang besar tersebut terlihat menyapu perahu, kapal laut, mobil-mobil hingga rumah dan bangunan. Berdasarkan laporan maupun berita-berita, gelombang yang tercipta karena gempa tersebut mencapai ketinggian 10 meter dari permukaan laut ketika menghantam daratan utara Jepang tersebut.

Tsunami Jepang Terbesar dalam Sejarah Jepang
Gempa yang merupakan gempa terbesar dalam 150 tahun terakhir catatan sejarah gempa dan tsunami Jepang tersebut terasa hingga 2100 km dari pusat gempa (epicenter). Gempa yang mengguncang puluhan kota-kota besar termasuk ibukota Jepang, Tokyo tersebut mengakibatkan banyak kerusakan di kota-kota tersebut.

Perdana menteri Jepang, Naoto Kan dalam siaran persnya menyebutkan bahwa kerusakan besar terjadi pada banyak kota atau daerah, terutama pada wilayah utara Jepang. Dia mengakui, walaupun Jepang termasuk negara yang cukup siap menghadapi gempa bumi maupun tsunami, tsunami Jepang kali ini sangat mengerikan.

Di kota Sendai, gelombang tsunami  ini menyapu tanah pertanian, rumah-rumah, mobil, truk, bis dan bahkan beberapa bangunan yang terbakar karena ledakan pipa gas terlihat terseret dalam gelombang tersebut.
Puing-puing reruntuhan bangunan, kendaraan, dan beragam puing-puing tersebut juga terseret hingga landasan Sendai Airport yang mengakibatkan ditutupnya airport tersebut. Ledakan dan kebakaran juga banyak terjadi di wilayah kota ini.

Kebakaran dahsyat juga terjadi di kota Ichibara. Kebakaran dahsyat tersebut terjadi di kilang penyulingan Cosmo Oil Refinery yang terdapat di kota tersebut. Jilatan api dari kilang-kilang tersebut menjulang hingga setinggi 30 meter.

Di Tokyo, getaran gempa yang terasa pada bangunan-bangunan tinggi membuat sebagian penghuninya berhamburan ke jalanan. Beberapa kereta api yang sedang berjalanpun dihentikan, dan penumpangnya diturunkan dari kereta-kereta tersebut.

Gempa bumi tersebut juga membuat lebih saluran listrik di lebih dari 4 juta bangunan di Tokyo dimatikan. Selain itu, beberapa fasilitas pembangkit tenaga nuklir juga dikabarkan ditutup, walau tidak diberitakan mengenai ada atau tidaknya kebocoran pada reaktor nuklir tersebut.
  
Sampai tulisan ini ditulis, dikabarkan tercatat 20 orang tewas dalam bencana alam tsunami ini. Puluhan kebakaran kecil juga dikabarkan terjadi di wilayah Fukushima, Sendai, Iwate and Ibaraki. Sementara, ratusan rumah dilaporkan hancur akibat terjangan gelombang tsunami di wilayah Miyagi.

Marilah, kita sejenak merenung dan mengingat keagungan-NYA dengan memanjatkan doa untuk saudara-saudara kita yang sedang dirudung bencana tsunami Jepang ini.

Sumber: http://irwan.net/tsunami-jepang-11-maret-2011/

Ancaman Ledakan Penduduk


Setiap hari rata-rata lahir 10.000 lebih bayi di Indonesia atau setiap tahun pertambahan penduduk di Indonesia sama dengan total penduduk Singapura, kata para pakar kependudukan.

Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Sugiri Syarief mengatakan pertumbuhan penduduk mengkhawatirkan.

"Tingkat fertilitas kalau dibandingkan tahun 2002 dengan 2007 relatif sama, bisa memberikan sinyal awal bahwa laju pertambahan penduduk stagnan atau meningkat," kata Sugiri Syarief kepada BBC Indonesia
.
Di samping itu, keinginan anak keluarga-keluarga Indonesia sekarang pada umumnya lebih tinggi dari tingkat fertilitas 2,6% per ibu.
  
"Umumnya mereka kalau ditanya ingin mempunyai anak lebih dari tiga, antara empat sampai lima dan kalau itu dilakukan sudah pasti fertilitasnya naik dan akan berpengaruh pada laju pertambahan penduduk," tambahnya.

 Ledakan

Pertambahan penduduk saat ini sekitar 1,3%, masih jauh lebih tinggi dari pertumbuhan ideal untuk Indonesia 0,5%.

Berdasarkan hasil sementara Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk Indonesia tercatat 237 juta jiwa. Meski hasil akhir Sensus Penduduk baru akan diumumkan dalam pidato kenegaraan presiden Agustus mendatang, jelas jumlah penduduk telah melampaui proyeksi semula sebesar 233 juta jiwa.

Indikasi ledakan penduduk mulai bisa dirasakan dan akan semakin jelas setelah muncul data akhir jumlah penduduk hasil Sensus.

Menurut Kepala Lembaga Demografi Universitas Indonesia ,Sonny Harry Harmadi, data ini akan menjadi tolok ukur.
"Setiap tahun sebenarnya kelahiran bayi di Indonesia sekitar 4,2 juta. Itu bukan jumlah yang sedikit karena sama dengan Singapura baru," jelas Harmadi.

Dia mengambil contoh proyeksi jumlah penduduk tahun 2060 dengan asumsi pertumbuhan 1,3%.
"Kalau 1,3% tidak bisa ditekan maka kita akan mencapai kondisi penduduk jumlahnya 500 juta. Kalau ternyata hasil Sensus lebih tinggi dari apa yang kita proyeksikan berarti ancaman ledakan penduduk itu nyata," kata Sonny di kantornya.

Mayoritas produktif

Implikasi kenaikan penduduk yang paling langsung adalah terhadap reproduksi sendiri, apalagi mayoritas penduduk sekarang usia produktif.

Sekilas Data
  • Jumlah sementara penduduk 237 juta
  • Proyeksi penduduk 2010 sebesar 233-235 juta
  • Tingkat pertumbuhan 1,3%
  • Pertumbuhan ideal 0,5%
  • Jumlah penduduk dewasa sekitar 150 juta
Mantan Kepala BKKBN merangkap Menko Kesra pemerintahan Presiden Suharto, Haryono Suyono mengatakan ancaman ledakan penduduk Indonesia saat ini lebih besar dibanding tahun 1970-an
.
"Sekarang penduduk di bawah 15 tahun jumlahnya sekitar 60-an juta-65 juta tapi penduduk 15-60 tahun sekarang jumlahnya 150 juta atau lebih.

Kalau penduduk dewasa ini subur dan masing-masing mempunyai anak satu saja maka jumlah anak yang dilahirkan oleh keluarga muda ini sudah dua atau tiga kali dari jumlah anak yang dilahirkan keluarga muda pada tahun 1970," kata Haryono.

Bahayanya, tambah Haryono, anak-anak yang dilahirkan sekarang jauh lebih sehat dibanding kondisi tahun 1970 sehingga tingkat kematian anak menurun drastis di bawah 50% dan dengan sendirinya mereka akan menambah jumlah penduduk dengan kecepatan jauh lebih tinggi.

Meski telah pensiun, Haryono Suyono masih aktif bersentuhan dengan keluarga berencana dan pemberdayaan masyarakat melalui yayasannya, Damandiri. Di tengah-tengah wawancara, Haryono menerima telpon dari seorang kolega di luar negeri.

Menurutnya ada dua alasan utama kenapa pendudung Indonesia cenderung pesat lagi.

"Karena pada tahun 2000 ada perasaan program KB kendur. Ada pandangan yang salah dari masyarakat sekarang tidak perlu lagi KB, ya punya anak banyak lagi," tuturnya.

Sumber: http://www.bbc.co.uk/indonesia/laporan_khusus/2010/07/100706_population1.shtml